Oleh: cakudik | 21 Mei 2013

Polemik Pemilu Bisa Tingkatkan Golput

reniPolemik antara sesama penyelenggara pemilu serta penyelenggara pemilu dengan partai harus disikapi dengan pendekatan pemikiran. Polemik pemilu berdampak buruk pada publik dan cenderung tingkatkan golput.

Hal tersebut dikatakan akademisi Universitas Indonesia,Reni Chandriachsja Suwarso. Menurutnya tak dielakkan jika angka golput akan meningkat dengan fenomena tersebut. Sebelumnya politik diperburuk oleh pejabat publik yang tersangkut kasus hukum.

“Iya angka golput so pasti meroket. Bisa double dari tahun 2009, kalau gonjang ganjing pemilu seperti sekarang,” ucap Reni kepada rumahpemilu.org, (17/5).

Reni berujar, tak sedikit pemilih mula yang terdaftar dalam pemilih Pemilu 2014. Maka dari itu pemilih muda akan lebih kritis melihat proses pemilu, bahkan bisa menimbulkan rasa apatis terhadap pemilu.

“Apalagi hampir 30 persen pemilih adalah pemilih muda. 17 sampai dengan 29 tahun, yang mayoritas educated, kritis, urban, tersentuh teknologi, dan apatis terhadap pemilu,” ujar Direktur Center for Election and Political Party (CEPP) Universitas Indonesia ini.

Untuk meminimalisir angka golput, ini tanggung jawab utama penyelenggara dan peserta pemilu. Reni menuturkan baik penyelenggara maupun peserta yakni partai harus melakukan pendekatan secara pemikiran dengan para calon pemilih.

Radical thinking dan radical approach. Meyakinkan publik bahwa pemilu itu penting. Orang yang terpilih dalam pemilu akan menentukan nasib rakyat. Meyakinkan publik bahwa penyelenggara dan peserta pemilu bermain sesuai kerangka aturan demokrasi,” tutur Reni.

Bagi Reni, tak mudah melakukan hal tersebut. Namun, penyelenggara pemilu beserta partai harus tetap melakukan sosialisasi buat meyakinkan pemilih agar menggunakan hak politiknya. Perlu juga adanya gerakan dari LSM yang independen.

“Tapi susah, dengan reputasi Pemilu 2009 kemarin sulit untuk rakyat percaya. Makanya balik lagi, civil societyyang perlu bergerak,” pungkas Reni. [Taufiq]

Sumber : rumahpemilu.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: